Manfaat Berjemur dan Waktu yang Baik Untuk Berjemur

  • 2 min read
  • Apr 09, 2020

manafat berjemur dan waktu baik untuk berjemur

Berjemur dipagi hari dianggap sebagai waktu yang tepat untuk berjemur di bawah sinar matahari. Di waktu inilah, orang sangat meyakini untuk mendapatkan vitamin D gratis secara alami.

Namun adahal yang perlu diperhatikan juga, tak sedikit ahli kesehatan yang menyarankan atau menganjurkan untuk berjemur disiang hari. Lantas, yang menjadi pertanyaan, jam brapa  waktu berjemur yang baik?

Sebelum kita membahas tentang waktu yang baik untuk berjemur alangkah baiknya kita menegtahui manfaat berjemur di bawah sinar matahari dan perlu diketahui bahwa tubuh kita tidak dapat meproduksi vitamin D dengan sendirinya dan hanya beberapa makanan saja yang dapat memberikan kita vitamin D seperti kuning telur dan susu. Nah, sebagai solusi mudah dan praktis dalam mencukupi asupan vitamin D, kita dapat memanfaatkan paparan sinar matahari. Beberapa manfaat berjemur di bawah sinar matahari, antara lain:

  1. Menyembuhkan penyakit kulit

Manfaat berjemur bukan hanya untuk tubuh seperti yang kita ketahui pada umumnya akan tetapi manfaat berjemur juga berdampapak pada kulit , seperti jerawat, psoriasis, eksim, penyakit kuning, dan infeksi pada kulit lainnya. Menurut sebuah studi, terapi berjemur di pagi hari selama empat minggu terbukti berhasil untuk menghilangkan gejala psoriasis secara signifikan pada 84% partisipan.

  1. Meningkatkan sistem kekebalan tubuh

Berjemur di bawah sinar matahari juga dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Dengan kandungan vitamen D yang kita peroleh secara alami dapat membantu mencegah infeksi pada tubuh dan melawan penyakit, seperti penyakit jantung, multiple sclerosis, beberapa jenis penyakit autoimun dan kanker, serta flu. Tidak menutup kemungkinan juga kita dapat terhindar dari virus Corona karena apa bila kita rutin melakukannya akan meningkatkat kekebalan tubuh atau imun.

  1. Meningkatkan kualitas tidur

Berjemur juha dapat meningkatkan kulitas tidur loh, jadi sangat cocok buat orang yang susah tidur, lah kok bisa? begini penjelasanya. Ketika sinar matahari mengenai mata, sebuah pesan dikirim ke kelenjar pineal dalam otak dan produksi melatonin, suatu hormon yang menimbulkan rasa kantuk dan membantu tidur. Namun Sinar matahari akan membuat tubuh memiliki gambaran bahwa ini bukanlah malam hari sehingga tubuh akan mempertahankan ritme sirkadian yang normal. Sebaliknya, ketika di luar gelap maka tubuh akan mendapatkan gambaran yang jelas sehingga merasa lelah dan mengantuk jelang waktu tidur.

Waktu berjemur yang baik jam berapa?

Pendapat mengenai waktu berjemur yang baik memang ada yang bilang pagi dan ada juga yang bilang siang, di sini saya akan membuka dari jenis matahari yang dibutuhkan dan tidak terlebih dahulu, yakni sinar ultraviolet A dan ultraviolet B. sinar ultraviolet A disarangkan untuk dihindari karena apabila terpapar terlalu lama dapat menyebabkan kulit keriput dan kanker kulit Ultraviolet A umumnya adalah cahaya matahari yang muncul pada jam 05.30 pagi hingga 07.00 pagi, atau tepatnya saat matahari mulai beranjak naik dan gelombang cahaya matahari sedang panjang.

Sedangkan, sinar matahari ultraviolet B merupakan gelombang cahaya yang pendek. Jadi, inilah jenis cahaya matahari yang dibutuhkan oleh tubuh.Ultraviolet B bisa Anda dapatkan saat sinar matahari naik, yakni sekitar jam 10.00 pagi hingga 15.00 siang. Selain itu, sebuah penelitian lain mengungkapkan alasan bahwa waktu terbaik untuk mendapatkan sinar matahari adalah siang hari. Sebab, pada waktu tersebut risiko kanker kulit jenis cutaneous malignant melanoma (CMM) tergolong paling rendah. Akan tetapi berjemur tidak boleh terlalu lama cukup 10-20 menit saja agar tidak berdampak buruk pada kulit.